"Cukup!!" Tuan Arjun Saputra berteriak memecahkan suasana. Semua orang berhenti dengan aktivitasnya seketika mendengar teriakan tuan Arjun Saputra. "Apakah kalian ingin menghancurkan kediamanku ini." Tuan Arjun Saputra memperhatikan ke sekeliling, nampak mereka semua dalam keadaan yang begitu menyedihkan. Penampilan yang sangat berantakan dan luka-luka di sekujur tubuh. Bruuuukkkk.. Dona ambruk jatuh pingsan. Tapi Dinda tau jika dia hanya berpura-pura. Dengan mata yang sedikit mengintip seperti itu hanya orang bodoh yang akan panik. "Nyonya.." Denok berhambur ke arah Dona. "Dona, bangunlah." begitu juga tuan Arjun Saputra berusaha membangunkan Dona dengan menepuk-nepuk pipinya. "Ini pasti karena nyonya Dinda yang menampar nyonya ku sangat keras. Lihatlah tuan, pipi nyonya k

