Dinda sedikit tidak yakin ketika semua orang dengan hormat menyambut kedatangan tuan Arjun Saputra dan dirinya. "Arjun apakah kita ini tamu VIP?" tanya Dinda. "Rahasia." bisik tuan Arjun. "Kok kita nggak reservasi dulu sih Arjun. Kenapa kita langsung naik lift. Kamu sudah memesan kamar?" Ada banyak pertanyaan di benak Dinda. Namun entah mengapa tuan Arjun justru terus bungkam tidak menjawab satu pun pertanyaan istri kecilnya itu. Sampai seorang bellboy membukakan pintu kamar yang sangat mewah untuk mereka. "Kamu pesan kamar seperti ini? Kamu ini harus hemat Arjun. Pasti ini sangat mahal." gerutu Dinda. "Kami sudah menyiapkan apa yang tuan inginkan. Semoga di kunjungan tuan dan nyonya kali ini akan berkesan." "Haaaa.." Bukan hanya tercengang. Dinda bahkan sampai tidak bisa m

