Bab 76

1050 Kata

"Tentu saja. Kamu kira aku main-main dengan janjiku. Ku pastikan sekarang Dona mengincar Dinda karena dia tau kamu sangat menyayanginya." "Sialan wanita itu." umpat tuan Arjun. "Kau siap-siap saja dengan adegan selanjutnya. Jangan terpancing emosi." --- "Dona memang yang awalnya menaruh udang yang telah ia cincang kecil-kecil itu. Tapi Nike juga menambahkan untuk membuat nama Dona buruk di matamu. Aku dapat memastikan jika abdi dalem itu di siap agar mengatakan jika Dona saja yang mencelakai Dinda." "Kenapa lama-lama dia semakin menjadi-jadi." tuan Arjun geram. "Dia cemburu Arjun. Kamu sangat menyayangi Dinda dan kamu telah mengabaikan cinta Dona." "Kamu tau sendiri kan. Aku menikahi bukan karena aku yang menginginkannya tetapi karena ibuku." "Maka dari itu, sekarang kamu h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN