Tuan Arjun Saputra bungkam, ia sama sekali tidak tertarik untuk menjawab lagi pertanyaan Dinda yang masih penasaran. Dinda menarik lengan tuan Arjun Saputra, menyeretnya ke sebuah tangga. Dinda naik dua anak tangga lebih tinggi dari tuan Arjun Saputra. Sehingga posisi mereka menjadi sejajar. Dinda melingkarkan kedua tangannya di leher tuan Arjun Saputra. Cup...... Kali ini Dinda tidak main-main. Dengan agresif dia memulainya. Menciumi bibir tuan Arjun Saputra yang membantu karena ulah istri kecilnya itu. Desir darah mengalir begitu cepat. Tuan Arjun Saputra sampai merinding di perlakukan seperti itu. Memejamkan matanya dan mulai menikmati ciuman itu. Dinda mengintip dengan sebelah matanya. Kemudian melepaskan ciumannya dengan paksa. Berbalik dan melenggang meninggalkan tuan A

