Amanda membuka pintu kamarnya dan mempersilahkan Satya masuk lalu menutup kembali pintu kamar mereka dengan rapat. " Ng... Aku ganti baju dulu ya..." ucap Amanda sedikit salah tingkah saat Satya nampak mengamati kamar yang Amanda tempati tersebut. " Oke. Aku tunggu disini. Aku boleh minta minum nggak?" tanya Satya sambil menunjuk ke arah chiller kecil yang ada di salah satu rak bagian bawah di kamar Amanda. " Tentu aja boleh. Aku tinggal sebentar ya Sat." ucap Amanda setelah mengambil pakaian miliknya di dalam lemari dan masuk ke dalam toilet untuk membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian. Satya lalu membuka vitrase jendela kamar tersebut dan menatap ke arah jalanan yang dipenuhi oleh cahaya lampu yang seolah nampak bagaikan hamparan bintang yang menghiasi kota tersebut. Ia kembali

