" Apa???!!!" pekik Vika ketika mendengar ucapan Amanda barusan. Amanda yang terkejut langsung menjauhkan layar ponselnya dari telinga ketika mendengar suara sahabatnya yang tentu sangat terkejut dengan apa yang baru ia ceritakan. (" Kamu bakalan jauh lebih kaget kalau tahu cerita selengkapnya, Vik") batin Amanda. Amanda tadinya hanya menelepon Vika untuk menanyakan apakah Satya sudah berada di kantor ataukah mendengar sesuatu tentang keberadaan sang pemilik perusahaan. Ia khawatir Satya tidak bisa menemukan jalan pulang dan akhirnya tersesat atau terjadi apa- apa dengannya. " Trus Man... Loe balas nggak ciumannya?" tanya Vika penasaran. " Ya nggak lah.." " Aaaahhhhh... Ih Manda gimana sih? Man... Man, gimana sih rasanya di ciumin pak Satya? Enak nggak Man? Tangannya dimana? Ya ampun,

