" Sabar, mas... Biarin dia salah paham dulu. Jangan buru- buru. Kalau mas Satya ngejar sekarang, dia akan ngerasa kalau mas Satya menekan dia. Dia juga akan nganggap mas egois dengan maksa dia dengan segala cara." ucap Reva menenangkan Satya. " Mbak Manda itu orangnya nggak enakan. Jadi jangan bikin dia ada di posisi yang seolah nyakitin orang lain. Masa sifat pacar sendiri nggak tahu." lanjut Reva. " Sok tahu...!" dengus Satya. " Ih, ya udah sana. Kejar aja. Biar mbak Manda makin lari. Di ajarin malah ngeyel" protes Reva. " Kamu kok kayak kenal banget sama Amanda aja." " Aku sih nggak kenal banget. Tapi ada orang yang lebih kenal. Dan dia yang bantuin aku sampai mbak Manda mau datang kesini dan menekan dia supaya mau keluarin isi hatinya kayak tadi." " Siapa?" tanya Satya heran. "

