Wina melangkah berderap memasuki rumah dengan kesal. Udara sangat panas hari ini, dia menatap sebal ke arah kamar yang sangat pengap ini. Kamar kecil tanpa ac yang bisa menyejukkan ruangan. Sungguh, dia tidak tahan berada di sini. Tapi apa yang bisa diperbuatnya? Dia sudah terperangkap di dalam sini untuk selamanya. Kenyataan itu membuatnya mual. Dia langsung berlari ke arah kamar mandi yang ada di luar kamar. Saat membuka pintu dia menabrak d**a bidang Kevin. Wina langsung melangkah mundur. Dan menutup mulutnya. Matanya bertemu dengan Kevin yang kini membalas tatapannya dengan datar. Pria itu sungguh berhati dingin. Dengan cepat, Wina segera mengabaikan Kevin dan langsung berderap melangkah menuju kamar mandi kecil yang ada di sebelah kanan kamar. Dia langsung membuka pintunya

