Gak usah pergi gimana sih Mel?" Melani menatap Marsha yang kini tampak merajuk. Padahal dia sudah akan masuk ke dalam mobil. Hari ini dia akan berangkat ke Bandung. Ada seminar di sana, dan dia harus ikut. "Tuh kan. Semalam juga udah di bahas. Aku cuma 3 hari di sana. Lagian kamu juga sibuk kan?" Marsha kini tidak mau melepaskan rangkulan tangannya pada bahunya. Padahal dia sudah di tunggu Dokter Rani, salah satu partnernya yang akan membawanya ke Bandung. Dokter Rani hanya senyum-senyum dari balik kemudi. "Pak Marsha kenapa tidak ikut sekalian?" Dokter Rani melongok dari dalam mobil dan membuat Marsha tersenyum. Tapi kemudian memberengut ke arah Melani. "Aku gak boleh ikut nih. Galak dia. Katanya ini urusan pekerjaan. Aku gak boleh ngerecokin." Melani tertawa

