Marsha mengerjapkan matanya. Tubuhnya terasa begitu lelah. Dan sepertinya tidurnya semalam sangat lelap. Menggeliat, Marsha kini menarik guling yang biasa menemaninya di atas kasur. Tapi dia langsung membuka matanya secara lebar karena menyentuh sesuatu yang hangat. "Astaga!" Marsha langsung memekik dengan keras. Melihat wajah ayu Melani kini tampak tidur dengan pulas. Rambut panjang Melani tergerai dengan berantakan di atas bantal. Melani berbaring tertelungkup dengan wajah menghadap ke arahnya. Selimut menutupi tubuhnya itu. "Awwwhh." Marsha langsung beranjak dengan malas dari tidurnya. Dia segera menegakkan diri dan kini terduduk di atas kasur. Akhirnya ingatan tentang semalam akhirnya mulai berkumpul dan memberikan gambaran. Melani menurut saat dia mengajaknya

