Marah?

831 Kata

Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam. Nasya dan Gilang sedang dalam perjalanan pulang. "Sya lo gak papa kan? Balik jam 8?" tanya Gilang dengan suara agak keras karena mereka berada di motor. "Iya gapapa kok, palingan dirumah juga gak ada siapa siapa," kata Nasya yang mengingat dirinya selalu sendiri di rumah yang besar itu. "Lo gak mau makan malam dulu?" tanya Gilang. "Gak usah deh," kata Nasya. Setelah menempuh waktu kurang lebih 30 menit sampailah di rumah Nasya. "Makasi yah lo udah bikin hidup gue bermakna lagi," kata Gilang dengan tatapan penuh arti. "Lagi?" tanya Nasya "Playboy sii." Lanjut Nasya. "Iya, jad—" Drttt... Drtt... Drtt... "Bentar yah," kata Gilang sambil merogoh kantung celananya mencari handphone nya. "Halo mah." "......" "Owh ya udah." Setelah memutuska

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN