BAB 40

1095 Kata

Merema terdiam sejenak. “Kita berdua seperti orang bodoh yang memainkan peran dan berpura-pura tidak tahu.” Perempuan itu terduduk lemas di sudut ranjang. “Maafkan aku Nak, kalau kau ingin pergi, pergilah. Maaf karena mengabaikanmu sejak Bimo pergi, itu karena aku takut kehilanganmu. Anakku Eveline dan kemudian Bimo. Menjadi seorang ibu membuatku kehilangan akal untuk mengambil hak orang lain untuk membahagiakan hidupku sendiri.” Perempuan itu menangis terisak. Cepat-cepat Eveline menenangkannya. Mendekapnya erat. “Aku tahu, tetapi aku juga tak punya tempat pulang sekarang. Harusnya aku berterima kasih karena kalian sudah mau menolongku.” “K-kalau begitu tinggallah di sini bersama kami kalau kau tak keberatan.” “Sangat tidak tidak keberatan. Terima kasih sudah mau merawatku, bahkan kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN