BAB 46

1067 Kata

Benar yang dikatakan Eveline. Kalau hari itu dia benar-benar melihat Axton menghembuskan napas terakhirnya. Dan lagi pun, itu bukan kecelakaan yang disebabkan oleh Thomson dan Iris. Tetapi itu kecekaan murni. Kecelakaan yang merenggut senyum Eveline untuk sesaat. Sebelum Dion kembali. Bagaimana mungkin Eveline bisa lupa dengan mudah. Minuman jeruk, pelarian, perpustakaan, pantai, biang lala. Dion tersenyum getir. “Maafkan aku Ev, kalau dia lebih baik.” “Dion, jangan berkata seperti itu. Kau sudah lebih dari cukup.” “Tidak. Siapa bilang?” Eveline dan Dion menoleh. Pria bersuit navy dengan kacamata hitam muncul dihadapan mereka. “Kakak? Apa yang kakak lakukan di sini? Pulanglah.” Desis Eveline, memperhatikan sekeliling. Bimo suka tak kenal tempat. “Ouuu tidak bisa.” Bimo mengerlin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN