Tragedi pembajakan pesawat itu meluas ke berbagai belahan dunia, bahkan sempat menjadi hal yang paling banyak di bicarakan dalam waktu dua minggu. Chayra satu-satunya korban yang di katakana kembali dalam keadaan selamat, satu orang lagi yang terjun dari pesawat di temukan dan dalam keadaan koma. Chayra masih di London, ia baru saja bertemu dengan seorang pria paruh baya yang bertubuh cukup tambun. Chayra menjelaskan semua yang terjadi pada hari itu, dari yang ia ketahui bernama Edward. Selain informasi yang ia ketahui tentang peristiwa pembajakan itu, Edward tiba-tiba membisikkanya satu kalimat yang membuat Chayra terkejut. Setelah mengamati sekitar, Chyara mengucapkan pesan sandi yang seseorang berikan kepadanya, Edward langsung menatap Chayra dengan mata membulat. Tidak di sangka-san

