Saat ini aku sedang duduk di sebuah sofa dekat perapian dalam kamar Collin. Mengamati Claire yang sedang sibuk membantu adik Mike itu belajar berjalan. Dengan perasaan bersalah yang teramat besar, aku akhirnya memutuskan untuk kembali mengunjungi Collin. Tidak ingin diliputi lagi oleh rasa penasaran karena hanya mendengar kabar dari Claire saja. Semoga Mike tidak marah padaku saat aku jujur padanya suatu saat nanti. Ruangan yang biasanya terkesan dingin ini mendadak berubah menjadi hangat dengan dihidupkannya perapian dan diiringi dengan tawa yang sesekali keluar dari masing-masing mulut kami. Collin sering sekali terseok sehingga membuat Claire dengan sigap menangkapnya yang nyaris terjatuh. Kami sesekali tertawa karena mereka berdua beberapa kali akhirnya terjatuh karena Claire yang

