"Kau sudah siap?" Tanya Ben sambil menatap ke arah Putri bungsunya yang juga Tengah menatap lurus ke depan tersebut ketika Ben membawanya menuju altar di mana Varo sudah menantinya di sana “Rere siap tapi di sini seperti nya yang gugup Papa sendiri" ucapan Rere melihat kaki Papanya yang sedari tadi tidak berhenti bergerak menandakan jika Ben saat ini tengah dalam keadaan gugup dan Rere tahu kebiasaan Papanya tersebut, Ben pun menghembuskan nafas panjangnya setelah itu menghirupnya perlahan “Aku tidak menyangka akan merasa sesedih dan segugup ini ketika melepaskan Putri kesayangan Papa kepada laki-laki lain, Papa jadi tidak yakin apa Lelaki yang menunggumu saat ini di Altar akan menjagamu sebaik Papa ketika menjaga mu dari kecil sampai besar ini "ucap Ben sambil erkekeh geli " kalau

