Dua Belas Tahun Lalu

1883 Kata

Satu jam berlalu. Lamat-lamat, terdengar suara sirine ambulan yang mendekat. Membelah lebat nan gelapnya hutan. Membangunkan salah satu diantara dua anak yang sebelumnya telah tertidur. Mata anak lelaki dengan keadaan cukup memprihatinkan itu memang terbuka. Namun kepala yang terasa sangat sakit membuat dirinya tak bisa berdiri. Bahkan, untuk membangunkan gadis di di sampingnya pun tak bisa. "Ada dua anak-anak selamat!" Teriak salah satu tim SAR, mendekat ke arah dua anak yang diketahui bernama Gemilang dan Gia. Dua orang perawat mendekat, menggendong Gia yang ternyata tak sadarkan diri, dan Gemilang yang mengerang tak jelas. Mereka membawa keduanya masuk ke dalam ambulans, lalu pergi menuju rumah sakit terdekat agar segera mendapatkan pertolongan. Dalam perjalanan, dua perawat terse

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN