Julian duduk disamping Shiva yang masih terlelap. Selang oksigen pada hidung Shiva, perban yang melilit kepala Shiva dan wajah pucat Shiva membuat hatinya teriris. Kejadian saat Shiva tertabrak tadi seolah menjadi kaset rusak yang selalu memutar hal yang sama. Pandangannya kosong menatap wajah Shiva, dia tau siapa yang sudah menabrak Shiva. Dia juga tau kenapa orang itu sampai berani mencelakai Shiva. Mobil itu, mobil itu milik Julian. Mobil yang menabrak Shiva adalah miliknya. Entah bagaimana maminya bisa mendapatkan mobil yang selalu Julian kurung. Tiga kembar, Seno dan Senal hanya memantau dari sofa. Mereka mengerti Julian, memang kedua orang tuanya yang sudah menyakiti permata keluarganya. Ameera sudah tertangkap, Shiva berhasil menjebloskannya. Mereka hanya menunggu kapan per

