"Whoa whoa whoa, beritahu aku siapa yang memulai ketegangan, di saat kita seharusnya bersenang-senang?" Refleks semua mata tertuju pada lelaki paruh baya dengan kostum ala Hawaii--Mr. Fred--di saat aku baru saja ingin berdiri menghadap Walter, demi menuntut penjelasan--yang mana mungkin Mr. Fred memiliki tujuan untuk mencairkan suasana, karena menangkap ada ketidakberesan di antara kami berempat. Dengan nada jenaka, Mr. Fred bertanya sambil mengedarkan pandangannya. Ia tersenyum lebar, tapi sayangnya tidak ada yang berbaik hati untuk membalas termasuk aku. "Beritahu, atau aku akan menunjuk salah satu di antara kalian untuk menyetir selama satu jam," kata Mr. Fred lagi dengan nada suara teramat dalam, seolah ingin mengancam kami. Namun, hingga di detik kesepuluh tidak ada suara yang melu

