53. After - Epilog

1268 Kata

Seperti lempengan piring hitam yang diputar ulang, memoriku dikembalikan secara paksa untuk mengingat kejadian buruk di Santa Monica. Apa yang menimpa diriku telah menjadi santapan publik. Oh, bukan, lebih tepatnya menjadi bahan pertimbangan para juri dan hakim di ruangan ini. Pengacara Kim meminta persetujuanku sebelum memperlihatkannya di layar LCD ketika suasana begitu mendesak, berujung dengan keringanan masa hukuman. Harry duduk di sisi kanan ruangan bersama pengacaranya. Pengacara yang cerdas dan sangat manipulatif, bagaimana tidak semua saksi yang kuberikan dengan mudah ia tampik dengan alasan, bahwa selama korban setuju maka hukuman tidak bisa dijalankan secara mutlak. Berbeda jika jarak laporan terlampau dekat, maka hukuman harus diberlakukan secara mutlak. Lalu bagaimana deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN