Pagi-pagi bukannya mandi dan membantu Tante Lidya untuk menyiapkan sarapan, aku malah terlalu sibuk membongkar isi koper hingga tidak lagi menunjukkan kerapian seorang Kirana Mahaputri. Kegiatan ini sebenarnya terbesit secara tiba-tiba, akibat kehadiran seseorang tak diundang di dalam mimpiku di mana mana sejak detik pertama membuka mata, serta berhasil menemukan akal sehat dia sukses membuatku pusing tujuh keliling oleh fakta yang ada. Yaitu fakta di mana dalam keadaan terjaga pun, ternyata aroma citrus berpadu dengan kayu manis masih melekat erat di ingatan, seolah dewa jantan telah merengkuh seluruh tubuhku, hingga tidak ada lagi selain dia si pembangkit hasrat. Jadi biar kuberitahu kronologinya seperni ini; sebelum benar-benar sukses membuka mata dan ingin segera mengakhiri sementara

