Menipu lelaki tampan yang satu ini memang tidak mudah. Apalagi jika orang kepercayaanku pun ternyata lebih mendukung dia, daripada aku hingga kebohonganku terbongkar dengan mudah tanpa harus memulainya terlebih dahulu. Jadi kronologinya seperti ini, setelah Walter mengatakan bahwa ia akan menjemputku setelah tiga puluh menit--secara sepihak, tanpa persetujuanku--maka sedetik kemudian, kuhabiskan waktu untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian se-normal mungkin. Yaitu penampilan yang bisa dikenakan saat hang out, atau pun di rumah. Sengaja aku melakukan hal tersebut, demi berjaga-jaga jika Walter kembali menarikku secara paksa. Bukan berarti berharap akan pergi dengannya, ya. Hanya menjalankan pepatah, sedia payung sebelum hujan, jika nanti hal tidak diinginkan terjadi. Dan itu bena

