15. Drama Di Tengah Lapangan

1952 Kata

Anin menyusuri lorong kelas yang tampak sepi. Tentu saja, karena sekarang masih dalam jam belajar. Ia baru saja selesai dari toilet, karena guru yang seharusnya mengajar di kelas tengah berhalangan dan hanya memberikan tugas. Dan Anin sudah menyelesaikannya paling awal. Sekarang, bukunya mungkin masih di oper ke sana kemari oleh teman-teman kelasnya yang masih sibuk mengisi. Lebih tepatnya, menyalin jawaban dari buku miliknya. Anin tengah memperbaiki kunciran rambutnya, saat netra hitamnya menemukan seorang siswa yang tengah berlari memutari lapangan basket. Memicingkan mata, ia berusaha memperjelas penglihatannya, akan sosok bertubuh tambun yang tampak mulai kepayahan. Laju larinya pun kian memelan. "Kak Gavin?" Bisik Anin setelah berhasil mengenali sosok yang masih berusaha memutari la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN