31. Rencana Fany

2111 Kata

Anin mendesah lega. Akhirnya ... Dia selesai mencatat. Meregangkan otot-otot tubuhnya yang terasa kaku. Gadis itu mulai membereskan buku dan peralatan tulis yang berserak di meja. Mencuri pandang pada penunjuk waktu yang melingkari pergelangan tangan kirinya, ia bersyukur karena masih ada waktu untuk mengisi perut di jam istirahat. Usai membereskan meja, tatapan Anin jatuh pada dua paper bag dari Gavin dan Elard yang ia letakkan di kursi kosong tempat Fany. Mengambil salah satunya, gadis itu mengintip isi di dalam paper bag tersebut. Senyumnya merekah, mendapati jas hujan miliknya yang terlipat rapi di dalam sana. Itu berarti, paper bag ini yang tadi diberikan Gavin. Memasukkannya ke dalam ransel miliknya yang berukuran cukup besar. Anin berpindah ke paper bag satunya yang diberikan Elard

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN