Mengabaikan keberadaan Ben dan Raka, Elard memilih berderap cepat menuju Gavin yang sudah terkulai. Bahkan untuk menegakkan posisi duduknya pun, pria itu tak lagi sanggup. Meski tangannya masih meraba-raba gelas yang isinya tinggal setengah lagi. "Bangun lo br*ngsek!" Tak memedulikan kondisi Gavin, Elard menarik kerah kemeja saudara tirinya itu, hingga tubuh lunglai Gavin dipaksa berdiri meski tak stabil dan beberapa kali nyaris tersungkur. "Duh, duh, Ben, itu tolongin Gavin. Ck! Tu anak bikin gara-gara apa sih sama Elard?" Menarik-narik kemeja bagian pinggang Ben hingga kusut, Raka tampak panik melihat keributan tak seimbang di depan matanya. "Mereka mau baku hantam kayaknya. Yaelah, itu si Gavin tinggal sekali toyor juga udah ambruk." "Lo daripada ngoceh, bantuin sana." "Kok gue? Ka

