Keesokan paginya. Nampak Brian masih belum keluar dari kamarnya, padahal ini sudah menunjukan pukul 7 pagi. Biasanya Brian akan bangun lebih awal dari Zain. Namun kali ini malah Zain lah yang sudah ada di meja makan. "Loh, Brian kemana bi? Apa dia sudah berangkat ke kantor?" tanya Zain. "Belum, Tuan. Bibi belum liat Den Brian sarapan." "Apa? Kok tumben? Biasanya dia yang paling awal. Tolong bibi bangunin Brian dong bi, bukankah pagi ini ia ada jadwal meeting dengan klien?" kata Zain. "Baik, Tuan. Kalo gitu biar bibi bangunkan." Bi Min pun segera ke kamar Brian untuk membangunkan Brian. Benar saja, pria itu masih tertidur nyenyak di dalam sana. Bahkan sampai jam segini pun Brian masih berselimut. "Den, Aden bangun, ini udah siang Den." Kata bi Min. Brian merengkuh. "Hmm, apa b

