Pulang malam

1597 Kata

Sepulang dari mall, nampak keduanya masih tertawa waktu turun dari mobil itu. Bahkan saat ini Alisya masih menertawai Brian yang baginya sangat lucu itu. Diawali dari sebuah wahana yang membuat jantung Brian seperti mau copot, kini mereka mulai akur kembali. Ranum yang sudah keluar pun melihat mereka sangat senang. Akhirnya, Alisya bisa membuka hatinya untuk Brian. Syukurlah. "Haha, coba aku video kamu waktu naik kora-kora itu. Mungkin aku bakal terus muter tuh video." "Seneng ya kamu liat aku tersiksa seperti itu? Nih ya, gara-gara kamu perasaan aku jadi campur aduk. Antara takut sama mau mati, Sya." "Haha, biarin. Kan kamu yang rasain bukan aku." "Dasar kamu tuh!!" "Senengnya liat kalian akur." Ranum sudah ada di depan mereka. Wanita itu menyambut mereka dengan senang. "Ass

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN