Gadis itu sedang menunggu temannya yang sejak tadi belum juga datang. Ia terus melihat jam tangan dan masih berdiri di depan rumah temannya itu. Gadis itu berdecak, "Ck, kemana sih si Nabila, katanya cuma nganterin makan siang doang, ini hampir 2 jam aku nunggu. Kalo gini caranya bisa-bisa jamuran deh!!" gerutunya. Mencondongkan sedikit tubuhnya melirik jalan yang dari tadi terasa sepi. Sial, ia bahkan sudah bosan. "Na na na na ..." Gadis itu memangkalkan kedua tangannya saat melihat orang yang ia tunggu selama 2 jam itu sedang memutar tas kecil sambil terus bernyanyi. Sepertinya dia lagi senang. "Loh, Riri? Ya ampun, maafin aku, aku lupa kalo kamu udah ada di sini, haha." Ia tertawa. Riri semakin kesal, ia mendongakkan kepalanya, menarik napas dengan tekanan menyebalkan. "Hu

