Noah mungkin sering membuat pusing, tapi lebih pusing lagi jika dia sakit. Pulang dari Raja Ampat, mereka memutuskan untuk singgah ke Bandung, lebih tepatnya di Cikole. Udara di sana dingin, menusuk kulit dengan kesejukan khas pegunungan. Sayangnya, udara dingin ini juga membuat Noah jatuh sakit. Meskipun begitu, bocah itu tetap keras kepala. Sejak tiba di sini, dia terus merengek ingin pergi ke ladang stroberi, ingin memetik sendiri buah merah kecil itu dengan tangannya yang mungil. Salah satu daya tarik utama di tempat ini adalah api unggun besar yang selalu menyala di malam hari, menyatukan para pengunjung dalam kehangatan. Noah, meskipun sedang sakit, tetap ingin melihat api unggun itu. Pada akhirnya, dia tetap keluar, digendong erat oleh Jedidah yang tidak ingin mengambil risiko me

