Aaron tidak ingin menunda waktu untuk mencari keberadaan Saara. Dia merasakan firasat buruk yang akan terjadi pada gadis zombie itu. Belum pernah ia merasakan kekhawatiran yang luar biasa pada Saara mengingat betapa kuatnya gadis itu. Berbeda dengan sekarang di mana ia sangat tidak tenang. "Di mana kau Saara?" guman Aaron yang terus berseluncur dibatas es yang ia ciptakan. Tap. Aaron berhenti ketika melihat tempat yang terlihat seperti bekas pertempuran hebat sehingga menghancurkan bangunan disekitarnya. Tidak hanya itu, debu - debu pun masih banyak yang berterbangan. Perasaan was - was menimpa Aaron semakin menyesakkan. Apalagi setelah melihat bekas pertempuran yang sangat hebat di tempatnya ia berdiri. Membuat perasaan Aaron semakin tidak karuan. Memang bukan hal yang berlebihan

