31. Pergi

325 Kata

Damar mengcancel semua agendanya hari ini, dengan terburu-buru ia mengunjungi sahabatnya, ia harus tau apa yang sebenarnya terjadi pada rumah tangga sahabat nya itu. "Del.. bapak ada?" Tanya damar. "Ada pak." jawab Dela, damar tersenyum dan langsung masuk keruang kerja Pio. "Weh... Bapak pengacara ada perlu apa datang kemari?" Sapa pio. "Lo sewa pengacara lain?"  Pio menautkan alisnya tebalnya, sewa pengacara lain untuk apa? "Maksud Lo Dam? Pengacara pribadi dan perusahaan gue kan elo." Pio duduk di sofa bersebrangan dengan Damar, kali ini Damar yang tak mengerti "Lo mau cerei dan Lo ga konsultasi apa-apa sama gue?" "Lah gue cerai sama siapa?" Damar berdecak frustrasi, sinting! Masa lupa sama istrinya sendiri? "lo sarap io! Istri Lo Kinan yang sekarang sedang hamil!" "Gue ga nger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN