Permintaan Tolong

1429 Kata

Angin mengibarkan rambut Maila. Helm yang dikenakan tidak mampu membatasi gerakan mereka. Kain tebal berwarna salem melekat pada tubuh. Sepulang sekolah ada tempat yang dituju, biasanya ia akan singgah ke perpustakaan, lain detik itu, ia ingin cepat-cepat bertemu dengan Darel. Sosok yang namanya terdaftar di biografi Enggar Laksamana. Ketika siang begitu terik, orang-orang menjadi penikmat guling, sebagian mengangsur langkah mengarah kampus-kampus tempat menajamkan akal tumpul. Maila sibuk mengetuk pintu kamar Darel. Lima kali ia berusaha, sebanyak itu pulalah ia gagal, tidak ada sahutan dari dalam. Mungkinkah Darel tidur? Ia mengintip melalui celah jendela yang tertutup gorden, tak ada siapa pun di dalam kecuali bunga aster dan daun bunga matahari. Maila menyandarkan tubuh pada dindi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN