Langit melukiskan nilai artistik. Cat-cat jingga menyatu dengan pantulan kebiruan air laut. Awan-gemawan menutupi setengah tubuh matahari. Burung-burung pulang angkut makanan pada perut masing-masing. Jalur kendaraan mulai padat, jika esok cepat-cepat mengejar absen, maka sore ingin segera peluk punggung-punggung kekasih. Kepulan asap dari kedai emper jalan menggiurkan air liur. Pelancong menyesaki trotoar. Tas-tas digendong, mereka bergelantungan penuh beban. Ponsel pun protes untuk segera tiba di rumah, mereka lelah seharian bergulat dengan jari jempol anak manusia yang kerja rodi memenuhi perintah sang tuan untuk mengutarakan argumen, perdebatan, u*****n, sapaan, ucap kerinduan, bahkan kalimat penggombalan yang ditujukan kepada orang di seberang. Barangkali orang yang tengah menatap k

