Part 27: Tumpukan Masalah

1860 Kata

“Kali ini ada apa lagi.... Mr. Jamal?” Tanya James setengah hati, jujur saja setelah kejadian tempo hari ia hilang respect pada Jamal. Ia sungguh malas menghadapi tingkah Jamal yang begitu pencemburu. Ya James tahu memang sangatlah wajar merasa cemburu, tapi entah mengapa sikap lelaki itu membuatnya jengkel. “Saya sedang banyak pekerjaan jadi langsung saja.” “Saya pun tidak berniat untuk diam di sini terlalu lama. Langsung saja.” Jamal menatap tajam James. “Saya ingin anda menjauhi Nadia. Tolong jaga jarak dengan calon istri saya.” Sebelah alis James naik. “Atas dasar apa saya harus menjauhi Nadia? Saya bosnya, dia asiten pribadi saya.” “Karena dia calon istri saya.” Jawab Jamal dengan penuh tekanan, setengah jengkel. Kekehan kecil James berikan. Ia kembali menatap Jamal dengan diiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN