Bab 35

801 Kata

"Mengerti." Fugaku menganggukkan kepala. Herry menganggukkan kepala dengan puas, sama sekali tidak seperti preman pada umumnya, "Aku juga tidak membullymu, bagaimana kamu memukul Tuan Negoro, aku juga akan memukulmu melebihi apa yang kamu lakukan." Mendengar perkataan Herry, Fugaku menggelengkan kepala, ia tertawa ringan, "Mohon maaf, aku tidak dapat mendengar perintahmu, ada putriku disini." "Putri?" Ekspresi terkejut melintas ditatapan Herry. Ia kemudian menundukkan kepala melihat Nurul yang sedang bersembunyi dibalik Fugaku, sebuah kilatan kejutan melintas di tatapannya. Pertama kali ia melihat anak gadis yang begitu cantik, seperti sebuah boneka. Nurul menatap Herry dengan takut, memeluk Fugaku dengan erat, ia menggerutu, "Orang jahat, jangan memukul ayahku!" "Mereka tidak akan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN