"Bagaimana bisa …" Melihat adegan ini, ayah Shandy terkejut hingga bola matanya hampir terjatuh keluar. "Ini jurus tinjumu?" Tanya Fugaku dengan datar. Mendengar ini, tubuh Herry tiba-tiba gemetar, menggertak giginya, tatapannya menatap Fugaku menjadi sedikit dendam. "Kamu bisa menghinaku, namun tidak boleh menghina jurus tinjuku!" Katanya dengan marah. Jurus tinju ini diciptakan oleh dewa perang. Memikirkan ini, seluruh otot di tubuhnya gemetar, seketika emosinya meledak, menjadi sebuah kilatan, menyerang Fugaku. "BUGH!" Dan masih seperti sebelumnya, Fugaku menahan tinju Herry dengan tanpa tenaga. "Kamu masih banyak kekurangan." Fugaku meraih pergelangan tangan Herry, berkata dengan datar< "Lihat baik-baik, tinju yang benar seharusnya begini!" "BUGH!" Begitu kalimat terakhir dil

