bc

Di Ujung Penantian

book_age16+
9.9K
IKUTI
57.9K
BACA
dark
drama
sweet
like
intro-logo
Uraian

Berawal dari pertemuan nya dengan anak kecil yang tiba tiba memanggilnya Bunda.

"Boleh Lindu panggil kak Syifa bunda?" Ucapnya memohon.

"E..eh." Ucap Syifa kaget.

"Lindu pengen punya Bunda." Jawab nya lirih.

"Boleh ya?" Lanjut Rindu.

Mereka baru saja saling mengenal, dan ini tidak mungkin. Syifa masih kuliah, dan anak kecil ini mau menyebutnya dengan sebutan bunda? Yang benar saja.

o0o

Terjebak dalam pernikahan yang tidak diinginkan.

Penantian panjang yang mungkin akan berakhir dengan kebahagiaan.

Mungkin?

.....

chap-preview
Pratinjau gratis
Bab 1
-Jangan lelah untuk berusaha. Kelak usaha itu tidak akan mengkhianati hasil- o0o Kumandang adzan subuh sudah terdengar dimana mana. Seorang perempuan terbangun dari tidur lelapnya, dan bergegas pergi ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan langsung melaksanakan shalat subuh, dilanjutkan dengan bertadarus Al Qur'an. "Shodaqollahul adzim" Ucapnya ketika selesai bertadarus. Tring.. Suara dering hp berbunyi. Pertanda ada pesan yang masuk. Fatimah Haliza❤️ Syifa, jangan lupa hari ini ada kelas pagi. Aku tunggu di kampus ya. Fathya Syifa Azalia. Biasa dipanggil Syifa. Seorang perempuan berjilbab yang selalu menjaga mahkota serta kehormatan nya, seorang perempuan yang hidup dengan kesederhanaan. Berkuliah di salah satu universitas di Jakarta hanya dengan memanfaatkan beasiswa. Kehidupan nya di kampung bisa dibilang jauh dari kata sempurna. Orang tua nya banting tulang bekerja dari siang sampai sore hanya untuk sesuap nasi. Usia yang sudah mulai menua menjadikannya cepat lelah dan tidak jarang sakit sakitan. Sedih rasanya, jika harus meninggalkan kedua orang tuanya di kampung. Tapi ini semua demi cita cita nya. Kelak jika Syifa menjadi orang yang sukses, otomatis kedua orang tuanya juga akan bahagia. Hidup di kota Jakarta sendiri, tanpa sanak saudara. Jauh dari orang tua membuat nya sadar, jika hidup sendiri itu tidak mudah dan cukup menantang. Tapi Syifa tidak akan menyerah. "Astagfirullah udah siang, bisa bisa aku kesiangan nih." Ucap Syifa terburu buru. Lama menunggu angkutan umum, akhirnya yang ditunggu tunggu pun datang. Tanpa basa basi Syifa langsung menaiki angkutan umum tersebut. "Huft akhirnya sampe juga." Guman Syifa. Fatimah menghampiri Syifa. "Syifa kenapa lama sekali, aku udah bilang kan sekarang ada kelas pagi." "Tadi aku nungguin angkutan umum, lama banget." Jawab Syifa. "Yasudah ayo sekarang kita ke kelas." Ajak Fatimah. Mereka pun masuk ke kelas dan mengikuti pembelajaran.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Bukan Calon Kakak Ipar

read
146.6K
bc

Undesirable Baby (Tamat)

read
1.1M
bc

GADIS PELAYAN TUAN MUDA

read
487.0K
bc

Marriage Not Dating

read
560.0K
bc

Suddenly in Love (Bahasa Indonesia)

read
77.9K
bc

Pengantin Pengganti

read
85.9K
bc

Air Mata Maharani

read
1.4M

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook