Bab 31

1047 Kata

Seminggu sudah Syifa disekap di rumah mewah ini. Dirinya dilayani dengan baik oleh pelayan pelayan rumah ini. Syifa jadi semakin penasaran, siapa Tuan mereka? "Nyonya ini sarapan nya." Ucap mbok Sarni. "Mbok Syifa ingin pulang." Lirih Syifa. "Syifa punya suami dan anak yang harus Syifa urus." "Mbok nggak bisa bantu." Ucap nya. "Mbok, kasih tahu aja siapa Tuan kalian." Ucap Syifa. Mbok Sarni menggeleng pelan. Hueek hueek.... Tiba tiba Syifa mual dan kepalanya pusing sekali. Mbok Sarni membantu Syifa menuju kamar mandi. Syifa terus saja muntah muntah. "Kata mbok juga apa, harus nya nyonya makan." Nasehat Mbok Sarni. "Dari kemaren nyonya belum makan, dan sekarang nyonya harus makan." Lanjutnya. Syifa pun segera berbaring di ranjang. Pusingnya semakin menjadi jadi. Mbok Sarni langsu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN