Bab 33

661 Kata

Pagi pagi Syifa sudah mual. Otomatis dia berdiam lama di kamar mandi ruangan Althaf. Wajah nya sudah pucat, ditambah lagi dengan pusing. "Ya Allah, pusing sekali." Lirih Syifa. Setelah lama berdiam diri di kamar mandi, keaadan Syifa sudah lebih baik juga akhirnya Syifa pun keluar dari kamar mandi. Sepertinya Althaf baru saja bangun. Keaadannya pun sudah membaik. Tapi tetap saja Althaf harus diawasi oleh Dokter. "Mas, sarapan dulu ya." Ucap Syifa. "Iya." Jawab Althaf. Huft, suaminya ini irit bicara sekali. "Mau Syifa suapin?" Althaf mengangguk. Syifa pun tersenyum hangat dan langsung menyuapi Althaf. Dengan telaten Syifa menyuapi Althaf hingga makanan habis tidak tersisa. "Mas minum obat dulu ya." Syifa pun menyiapkan obat yang akan dimakan oleh Althaf. "Rindu tidak ikut mengina

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN