Bab 47

1184 Kata

Kumandang adzan shubuh membangun kan Syifa dari tidurnya. Dilihatnya Althaf sudah tidak ada di sampingnya. Kemana dia? Tiba tiba Althaf datang dan menjawil hidung Syifa. "Baru bangun heum?" Ternyata Althaf sudah mandi dan sudah memakai koko lengkap dengan peci nya. "Capek ya?" Goda Althaf. Pipi Syifa bersemu merah. "Massssss." Althaf hanya terkekeh. "Cepetan mandi, udah adzan. Kita shalat subuh berjamaah." "Mas nya keluar dulu dong." Ucap Syifa. Althaf menggeleng santai. "Nggak mau, lagian aku udah liat kok semuanya." Syifa langsung memukul lengan Althaf. Syifa pun menggulung tubuhnya dengan selimut dan menuju kamar mandi. "Ashh." Ringis Syifa ketika bangun. Inti tubuhnya masih sakit. Tanpa basa basi Althaf langsung menggendong Syifa menuju kamar mandi. "Masss." Pekik Syifa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN