Bab 42

670 Kata

Kumandang adzan shubuh membangun kan Syifa dari tidurnya. Ketika bangun, Syifa kaget melihat Althaf tidur memeluk nya dengan erat. Syifa tersenyum, setelah itu membalikan badannya jadi berhadapan dengan Althaf. Suaminya ini sungguh tampan, tidak ada yang cacat dalam tubuhnya. Dia selalu berdoa yang terbaik  untuk rumah tangganya. Mengagumi ketampanan Althaf membuat Syifa lupa waktu. Syifa jadi ingin berlama lama memandang pangeran dunia nya ini. "Sudah puas ngeliatin nya?" Ucap Althaf tiba tiba. "E-eh" Ucap Syifa gelagapan. Dia sudah tertangkap basah sedang mengangumi ketampanan suaminya. "Saya emang ganteng kok." Ucap Althaf setelah itu mencium bibir Syifa sekilas. "Massss" Pekik Syifa. Althaf hanya terkekeh pelan dan langsung kabur menuju kamar mandii. Pagi pagi Syifa sudah di bua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN