Badai

1117 Kata

Camila bergidik ngeri melihat minuman buatan Nichole yang kini teronggok di meja menunggu untuk dihabiskan olehnya. Bagaimana kalau di dalam minuman itu ada racunnya? Mungkin saja setelah itu bayinya akan gugur atau yang terburuk dia akan mati. “Ada apa, nyonya, Anda melamun?” tanya Nichole. Camila mengerjap kemudian menjawab, “ah, tidak, aku tidak melamun.” “Kalau begitu saya permisi dulu, nyonya,” pamit Nichole dengan sopan. Tiba-tiba Berlin kembali ke rumah, tampak terburu-buru. Wanita paruh baya itu mencari-cari Camila dan akhirnya menemukannya. “Ya, ampun, ternyata kau di sini,” katanya, “ibu harus pergi ke luar kota bersama ayahmu, mungkin ibu bisa pulang saat sudah larut malam nanti,” tambahnya, “kau tidak papa kan?” tanyanya. “Tidak masalah, ibu,” jawab Camila. “Tenang saja,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN