Camila membuka matanya dan segera mengumpulkan kesadarannya. Matanya terbelalak ketika sadar ia sudah ada di apartemen Leon dan dalam keadaan terikat di ranjang. Dilihatnya Leon sedang mengemasi barang-barang ke dalam koper. “Kenapa aku bisa ada di sini?” tanya Camila dengan tatapan awas ke arah Leon. Leon pun menoleh dan tersenyum, “akhirnya kau bangun juga, maaf, ya aku harus sedikit menggunakan obat bius padamu, kalau tidak begitu nanti kau berteriak dan aku akan kesulitan membawamu pergi,” jawabnya dengan nada lembut. “Mau ke mana kau?” tanya Camila seraya matanya menatapi barang-barang yang sudah dikemas rapi dalam koper itu. “Bukan aku tapi kita, kita akan memulai hidup baru,” jawab Leon. “Aku mau pulang,” Camila mulai merasa takut, “kumohon, biarkan aku pulang,” ratapnya. Leon

