Julius menatap Camila tampak sangat serius, menunggu pertanyaannya dijawab. Tetapi, jangankan memberi jawaban. Satu kata pun tak terpikirkan oleh Camila. Ia hanya bisa memegangi lengan Rustam erat-erat seolah ia terjang badai yang membuatnya kalang kabut. “A-aku...tidak tahu, ayah,” jawab Camila akhirnya. “Ah, apa pentingnya membahas itu, ayah, lebih baik sekarang kita fokus saja bagaimana agar dia bisa cepat tertangkap, dia sudah bertindak terlalu jauh, sebentar lagi aku juga akan kembali berlayar, bagaimana jika saat aku tidak ada nanti terjadi sesuatu pada Camila?” sahut Rustam mengalihkan topik pembicaraan. “Soal itu, jangan terlalu cemas pada istrimu, nak, aku bisa menyuruh orang-orangku untuk menjaga Camila dan cucuku, tidak akan ada yang bisa menyentuhnya,” jawab Julius penuh tek

