Penegasan, penegasan, penegasan. • Terlalu banyak menyangkal untuk menutupi. • Terlalu enggan untuk mengakui sebuah fakta. • Terlalu malas untuk membenarkan. • Terlalu muak untuk memperbaiki kesalahan. Lebih mudah tuk melupakannya. • Terlalu gengsi mengakui jika ada perasaan lebih karena tahu akan bertepuk sebelah tangan. • Hatiku butuh penegasan. Sebab ia tak mau patah karena kalah sebelum berjuang. •••••••••• Ribut memutuskan tetap sekolah. Saat bangun tidur, sakit kakinya sudah tidak terlalu parah. Ia memutuskan untuk sekolah karena menghindari omelan panjang Alina yang sepanjang rel kereta api itu. Ribut bahkan rela melewatkan sarapannya agar telinganya tidak panas mendengar ocehan Alina. Setelah memberi makan cukup Jeni dan Lisa ia langsung berpamitan berangkat sekolah.

