•Hal Manis Tanpa Pemanis•

1320 Kata

Inginku tidak muluk-muluk, ada kamu, ada aku, kita selalu bersama. • Meski tangan kita tak saling tertaut, tubuh kita terlempar jauh, pisah oleh berkilometer jarak, kuharap, hati kita masih sama. • Masih sama-sama yakin, bahwa akan ada masanya kita tumbuh menua bersama, hidup bersama. • Karena inginku adalah, menghirup napas bersamamu, melangkah bersamamu, tertawa bersamamu, melakukan hal-hal bersamamu. Semua hal. •••••••••• "Mau ke mana kita?" "Jalan-jalan," Ribut memasangkan sabuk pengaman di tubuh Rahma lalu mulai menyalakan mesin mobilnya. "Muka kamu kayak nggak seneng, gitu? Kenapa?" air muka Rahma kentara asam sekali. Tidak tersungging senyum dari bibir polosnya. "Rania gimana? Reno lagi kerja," kata Rahma suntuk. "Kan bisa ikut sama Bapak-Ibu kamu dulu, Rah.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN