Bab 95

2047 Kata

Karu menghela nafasnya sedih terus memandang ke depan. "Saya juga gak tau. Kenapa saya bisa jatuh cinta sama kamu," ucap Karu. Ia sekarang terlihat mengutarakan perasaannya yang ia pendam sekian lama. Ia melirik Riza menahan air matanya dan tak kuat menundukkan pandangan sedih. Betapa tak menyangkanya Riza mendengar hal itu. Kini hanya terdiam mengerutkan alisnya dengan mata berkaca-kaca sangat iba menatapnya seraya terus memegangi perahu kertas Karu. Riza langsung terengah kecil menahan sedih lalu mengalihkan pandangannya seakan juga tak kuat melihat Karu. "Padahal... Saya tau, yang ada di dalam hati kamu... Cuman ada Mounara," kata Karu sangat sesak mengatakan hal itu. Meski ia tahan matanya tetap memerah menahan air matanya. Ia mencoba menarik nafasnya. Riza lalu menengok ke arahny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN