Bab 44

2109 Kata

Akhirnya mereka sudah menemukan pasar malam itu. Terlihat sangat ramai pasar itu di malam itu. Riza sampai kebingungan melihat sekeliling yang sangat ramai dan di penuhi pedagang-pedagang yang unik dan menarik hati. Mounara menggandengnya. Riza terbuyar dari lamunannya. Mounara tersenyum bahagia padanya. Riza seakan salah tingkah sekarang. Mereka berkeliling melihat-lihat sekitar. "Ramai banget ya Tan," kata Riza menyukainya. Mounara mengangguk mantap. "Bentar-bentar! Lo tunggu di sini ya, gue ada sesuatu buat lo!" serunya sembari menyuruh Riza untuk diam saja. "Tante mau ke mana? Tan?!" tanya Riza tetapi Mounara mengacuhkannya dan langsung berlari mencari yang ia ingin serahkan ke Riza. Riza hanya menghembuskan nafas menggelengkan kepala sembari tersenyum heran. Tak berapa lama Mouna

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN