Riza dan Mounara mencari tempat yang agak jauh dari pesta sekarang. Mereka duduk berdua di tengah taman yang indah dengan gemerlap bintang yang begitu indah di atasnya. Mounara lah yang menyarankan tempat itu kepadanya. "Duduk," perintah Mounara. Riza merasa sedikit canggung karena sekarang dia berduaan dengan Mounara pertama kali saat malam hari. Riza meliriknya malu lalu duduk menuruti perintah Mounara. Mounara mengalah duduk di lengan kursi itu saja karena ia juga merasa canggung dan salah tingkah jika ia duduk di samping Riza. Riza sebenarnya merasa sangat tak enak kepada Mounara. "Tante kenapa duduk di situ? Duduk di sini aja," ajak Riza merasa tak nyaman. "Enggak, nggak papa di sini aja. Lagian gaun gua susah di ajak duduk," ucap Mounara. Riza menaha tawanya. Dia melirik Mounara

