Hari ini mereka bekerja seperti biasa. Candra sepertinya sibuk hari ini dan mulai memperhatikan perusahaannya. Dia menuju ke arah ruang Riza. "Eh Tuan?" sapa Riza tersenyum memamerkan gigi rapinya. "Eh halo Za, gimana kerjanya? Bisa aja?" balas Candra ramah. Mereka sekarang terlihat mulai akrab sesudah pesta kemarin. "Alhamdulillah lancar aja kok Tuan, Tuan mau ngapain? Ada yang bisa saya bantu?" tawar Riza. "Ah nggak usah Za. Oh ya, aku mau bilangin nih ke kamu. Nanti, Mamah sama Papah Farid mau nikah, kamu harus dateng ya," ucap Candra tersenyum. Riza terkejut mendengarnya. Hatinya terikut senang saat mendengar kabar gembira itu. "Oh benarkah? Ya ampun saya turut berbahagia Tuan," sahutnya senang. "Iya, kamu nanti jangan kabur duluan lagi ya? Inget, kalau kamu sakit, atau apalah

